|
 Informasi dan Pengajuan Proposal Insentif Raih HKI 2010 Berikut disampaikan informasi dari Kementrian Riset Teknologi, Deputi Bidang Sumber Daya Iptek tentang "Informasi dan Pengajuan Proposal Insentif Raih HKI 2010" untuk diketahui dan ditindaklanjuti. Dimohon agar proposal sudah dapat diterima di LPPM IPB paling lambat Hari Selasa, Tanggal 28 September 2010 Pukul 14.00 WIB untuk diproses administrasinya dan selanjutnya akan disampaikan ke RISTEK. Catatan : Panduan dapat dicopy di Bagian Program LPPM IPB, Lantai 3 Gedung Andi Hakim Nasoetion di Ibu Onny TTD LPPM IPB Jakarta, 26 Agustus 2010 Nomor : 60/AD-KISIPT/D-SDI/VIII/2010 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Informasi dan Pengjuan Proposal Insentif Raih HKI 2010 Kepada YTH Peneliti IPB di Institut Pertanian Bogor Dengan Hormat, Sehubungan dengan pelaksanaan insentif pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang selanjutnya disingkat dengan Raih HKI sebagai salah satu bagian dari program Insentif Hak Kekayaan Intelektual yang akan difasilitasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi (KRT) Tahun 2010, maka dengan ini kami sampaikan beberapa informasi sebagai berikut: - Sesuai dengan pedoman Insentif HKI KRT, pada tahun 2010 Insentif Raih HKI akan difokuskan pada pemenang Insentif Riset KRT pada tahun 2007 sampai dengan 2009
- Peserta yang diundang untuk melakukan pengajuan proposal adalah Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Lembaga Litbang) dan Perguruan Tinggi (PT) yang berdasarkan Laporan Pelaksanaan Insentif Riset pada tahun 2007-2009 dipandang berpotensi untuk diteruskan pada proses pendaftaran HKI, khususnya paten.
- Namun demikian, kami sangat menghargai apabila diantara proposal yang kami anggap berpotensi tersebut, telah didaftarkan HKI-nya ke Direktorat Jenderal HKI, dan dengan demikian tidak boleh lagi diusulkan untuk difasilitasi pendaftarannya, karena Insentif Raih HKI tahun 2010 akan difokuskan pada invensi yang belum didaftarkan sebelumnya.
- Mengingat pelaksanaan riset ini telah selesai beberapa tahun terakhir, para pengusul harus menjamin bahwa invensi yang diusulkan masih layak untuk diteruskan pendaftarannya ke Direktorat Jenderal HKI, dalam pengertian belum pernah dipublikasikan yang mengakibatkan syarat syarat pendaftaran paten, terutama unsur kebaruan (novelty) yang disyaratkan dalam undang-undang HKI menjadi tidak terpenuhi.
- Tata cara penyusunan dan prosedur pengajuan proposal yang akan diusulkan, harus sesuai dengan Pedoman Insentif HKI, khususnya Raih HKI tahun 2010 (Pedoman terlampir).
- Mengingat waktu yang sangat terbatas, kami mengaharapkan agar proposal pengajuan Insentif Raih HKI sudah harus diterima Sekretariat Insentif HKI paling lambat tanggal 30 September 2010 (Kamis) untuk selanjutnya diseleksi oleh Tim Penilai Insentif HKI, sebelum ditetapkan menjadi proposal yang layak diusulkan untuk difasilitasi pendaftarannya melalui Insentif HKI KRT
Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu/Sdr, diucapkan terima kasih. Asisten Deputi Urusan Kekayaan Intelaktuan dan Standarisasi Iptek, ttd Dra. Alvai Pranoto, MMS, MSi. Tembusan : YTH, Deputi Menegristek Bidang Sumber daya Iptek Daftar Proposal yang akan Diajukan Untuk Dibiayai Insentif RaihHKI Tahun Anggaran 2010 - Aris Tri Wahyudi, Dr, MSi. Kajian Bakteri Rizosfer Pemacu Pertumbuhan Tanaman kedelai (Glycine max) : Isolasi, Karakterisasi dan Peningkatan Pemacuan Pertumbuhan Tanaman
- Surjono Hadi Sutjahjo, Prof. Ir, MS, Dr. Perakitan Kultivar Unggul Jagung Toleran Kemasaman : Seleksi in vitro Mutan Iradiasi Sinar Gamma dan varian Somaklon.
- Nurul Khumaida, Dr, Ir, MSi. Studi Seluler dan Molekuler Dua Gen Fotosintetik Berbasis Kloroplas (JJ3 dan CAO) untuk Pembentukan Kedelai Transgenik Tahan Naungan Produktivitas tinggi.
- Miftahudin, Dr.Ir, MSi. Analisis Fisiologi dan Molekuler dari Mekanisme Toleransi Aluminium pada Padi Gogo.
- Eko Sulistiyono, Dr, Ir, MSi. Seleksi Galur Padi Sawah Potensi Tahan Banjir, serta Karakteisasi Morfologi, Fisiologi dan Molekuler Enzim Antioksidan untuk Merakit Padi Tahan Banjir yang Berproduksi Tinggi.
- Irma Suparto, Dr. MS. Mekanisme Insulinatropik Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) pada Sel Kultur BRIN=BD11 dan Monyet Ekor Panjang (Macaca fasciculari) yang Diabetes.
- Damayanti Buchori, Dr, Ir. MSc. Augmentasi dan konservasi Keanekaragaman Parasitoid: Analisis Ekologi Agroekosistem untuk menunjang Pertanian Kedelai Berkelanjutan).
- Ence Darmo Jaya Supena, Dr.Ir. Implementasi Teknologi Haploid untuk Percepatan Pengembangan Vaietas Hibrida Cabai Berbasis Kultivar lokal.
- Nisa Rachmania Mubarik, Dr. Ir. MSi. Produksi Inokulan dan Aplikasi Bradyrhyzobium japonicum Toleran Asam-Aluminium pada Tanaman Kedelai.
|